KELAS : IX (SEMBILAN) A-B
FASE : D
MATERI : INTERNET DAN INTRANET
PERTEMUAN : Ke-3
GURU PENGAMPU : Fentri Romalfi
WAKTU PELAKSANAAN : Juli 2026
SEMESTER : GANJIL
TP : 2026 - 2027
ELEMEN : JARINGAN KOMPUTER DAN INTERNET (JKI)
CAPAIAN PEMBELAJARAN :
"Pada
akhir fase D, peserta didik mampu memahami konektivitas jaringan lokal,
komunikasi via ponsel, konektivitas internet melalui jaringan kabel dan
nirkabel (bluetooth, wifi, internet)."
TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Peserta didik mampu memahami tentang pengertian internet
2. Peserta didik mampu memahami tentang pengertian intranet
3. Peserta didik mampu menjelaskan tentang internet dan intranet
MATERI PEMBELAJARAN
MATERI PEMBAHASAN
Ø
Menjelaskan
pengertian dasar Internet dan Intranet
|
1.1 Sejarah Internet
Pada awalnya internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk
oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA
yang disebut ARPANET (Advanced
Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana
dengan hardware komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi
dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET
merancang bentuk jaringan, keandalan, seberapa besar informasi dapat
dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal
pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control
Protocol/Internet Protocol). Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah
untuk keperluan militer. Pada saat
itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat
sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di
daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan
untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang
dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan tiga situs saja yaitu Stanford
Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of
Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara
umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek
ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara
tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah menjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan
militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer
seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal
dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi internet.
|
Bagaimana sejarah internet
di Indonesia? Jaringan Intranet di kampus kampus merupakan kunci awal
perkembangan internet di Indonesia. Sebelum ada sambungan ke internet sudah ada
jaringan komputer di lingkungan terbatas yang dikenal sebagai Local Area Network
(LAN) di sejumlah lembaga pendidikan dan lembaga pemerintahan di Indonesia. Pada
era 1980 sampai menjelang pertengahan tahun 1990-an, di kalangan pendidikan
tinggi (universitas) dengan para stake holders yang terdiri atas para akademis,
mahasiswa, dan ilmuwan telah timbul inisiatif untuk mengembangkan berbagai
kegiatan seputar teknologi komputer dan radio yang semula hanya merupakan hobi,
kegiatan amatir, maupun bagian dari proses pendidikan mereka di perguruan
tinggi menjadi suatu media telekomunikasi yang akan memudahkan pertukaran data
dan informasi, tidak hanya dalam lingkungan kampus atau lembaganya saja, namun mereka
pun telah memiliki imajinasi bahkan keinginan untuk mengembangkan suatu
jaringan atau network antar kampus dan bahkan antarnegara.
1.1 Pengertian Internet dan Intranet
Istilah internet berasal dari bahasa Latin “inter” yang berarti “antara”.
Secara kata per kata,internet berarti jaringan antara atau penghubung.
Internet sendiri singkatan dari kata “interconnection
networking” yang mempunyai pengertian hubungan komputer dengan berbagai tipe
yang membentuk sistem jaringan yang mencakup seluruh dunia (jaringan komputer
global) melalui jalur telekomunikasi seperti telepon, radio link, satelit, dan
sebagainya. Jadi, internet merupakan sekumpulan komputer yang terhubung menjadi
satu dalam sebuah jaringan komputer yang berada di seluruh dunia tanpa mengenal
batas teritorial, hukum, dan budaya sebagai sarana berkomunikasi dan
menyebarkan informasi. Oleh karena internet merupakan sebuah jaringan, maka
sebuah komputer yang terhubung dengan internet akan terhubung dengan komputer
yang berada di seluruh dunia. Dalam mengatur integrasi dan komunikasi jaringan
komputer ini digunakan protokol yaitu TCP/IP. TCP (Transmission Control Protocol) bertugas
memastikan bahwa semua hubungan bekerja dengan benar. Adapun IP
(Internet Protocol) secara umum berfungsi memilih rute terbaik
transmisi data, memilih rute alternatif jika suatu rute tidak dapat digunakan,
mengatur, dan mengirimkan paket-paket pengiriman data.  |
KESIMPULAN :
Setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran peserta didik mampu menjelaskan tentang internet dan intranet.
PENUTUP
Baiklah anak2 ku semuanya demikianlah kegiatan pembelajaran pada hari ini semoga memberikan ilmu dan manfaat untuk kita semua,
jgn lupa untuk Literasi, tetap semangat, jangan lupa beribadah dan berdo'a,
Kita berjumpa kembali minggu depan...Bunda akhiri Billahi taufik wal hidayah, Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
1.1 Sejarah Internet
Pada awalnya internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk
oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA
yang disebut ARPANET (Advanced
Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana
dengan hardware komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi
dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET
merancang bentuk jaringan, keandalan, seberapa besar informasi dapat
dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal
pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control
Protocol/Internet Protocol). Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah
untuk keperluan militer. Pada saat
itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat
sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di
daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan
untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang
dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan tiga situs saja yaitu Stanford
Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of
Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara
umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek
ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara
tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah menjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan
militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer
seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal
dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi internet.
Bagaimana sejarah internet
di Indonesia? Jaringan Intranet di kampus kampus merupakan kunci awal
perkembangan internet di Indonesia. Sebelum ada sambungan ke internet sudah ada
jaringan komputer di lingkungan terbatas yang dikenal sebagai Local Area Network
(LAN) di sejumlah lembaga pendidikan dan lembaga pemerintahan di Indonesia. Pada
era 1980 sampai menjelang pertengahan tahun 1990-an, di kalangan pendidikan
tinggi (universitas) dengan para stake holders yang terdiri atas para akademis,
mahasiswa, dan ilmuwan telah timbul inisiatif untuk mengembangkan berbagai
kegiatan seputar teknologi komputer dan radio yang semula hanya merupakan hobi,
kegiatan amatir, maupun bagian dari proses pendidikan mereka di perguruan
tinggi menjadi suatu media telekomunikasi yang akan memudahkan pertukaran data
dan informasi, tidak hanya dalam lingkungan kampus atau lembaganya saja, namun mereka
pun telah memiliki imajinasi bahkan keinginan untuk mengembangkan suatu
jaringan atau network antar kampus dan bahkan antarnegara.
1.2 Pengertian Internet dan Intranet
Istilah internet berasal dari bahasa Latin “inter” yang berarti “antara”.
Secara kata per kata,internet berarti jaringan antara atau penghubung.
Internet sendiri singkatan dari kata “interconnection
networking” yang mempunyai pengertian hubungan komputer dengan berbagai tipe
yang membentuk sistem jaringan yang mencakup seluruh dunia (jaringan komputer
global) melalui jalur telekomunikasi seperti telepon, radio link, satelit, dan
sebagainya. Jadi, internet merupakan sekumpulan komputer yang terhubung menjadi
satu dalam sebuah jaringan komputer yang berada di seluruh dunia tanpa mengenal
batas teritorial, hukum, dan budaya sebagai sarana berkomunikasi dan
menyebarkan informasi. Oleh karena internet merupakan sebuah jaringan, maka
sebuah komputer yang terhubung dengan internet akan terhubung dengan komputer
yang berada di seluruh dunia. Dalam mengatur integrasi dan komunikasi jaringan
komputer ini digunakan protokol yaitu TCP/IP. TCP (Transmission Control Protocol) bertugas
memastikan bahwa semua hubungan bekerja dengan benar. Adapun IP
(Internet Protocol) secara umum berfungsi memilih rute terbaik
transmisi data, memilih rute alternatif jika suatu rute tidak dapat digunakan,
mengatur, dan mengirimkan paket-paket pengiriman data.
Intranet (Intraconnected Network) merupakan perkembangan dari LAN (Local Area Network) dengan mengadopsi
teknologi internet. Intranet merupakan sebuah jaringan khusus dengan sistem dan
prinsip yang sama dengan internet. Intranet dapat dikatakan merupakan internet
yang dibuat dalam lingkup lokal. Intranet biasanya digunakan oleh perusahaan,
lembaga pendidikan, organisasi, dan lain-lain. Misalnya, jaringan komputer PT
Telkom seluruh Indonesia. Intranet berfungsi mengomunikasikan komputer satu
dengan yang lain, persis seperti internet tetapi layanannya terbatas, tidak
seluas dan seberagam di internet. Intranet juga menggunakan protokol TCP/IP.
Protokol ini memungkinkan suatu komputer mengirim dan memberi alamat data ke
komputer lain sekaligus memastikan pengiriman data sampai tujuan tanpa kurang apa
pun. Di Indonesia intranet telah digunakan oleh beberapa perusahaan, walaupun
terbatas pada perusahaan komputer, dan industri besar lainnya.
1.1 Sejarah Internet
Pada awalnya internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk
oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA
yang disebut ARPANET (Advanced
Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana
dengan hardware komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi
dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET
merancang bentuk jaringan, keandalan, seberapa besar informasi dapat
dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal
pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control
Protocol/Internet Protocol). Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah
untuk keperluan militer. Pada saat
itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat
sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di
daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan
untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang
dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan tiga situs saja yaitu Stanford
Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of
Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara
umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek
ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara
tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah menjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan
militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer
seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal
dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi internet.
Bagaimana sejarah internet
di Indonesia? Jaringan Intranet di kampus kampus merupakan kunci awal
perkembangan internet di Indonesia. Sebelum ada sambungan ke internet sudah ada
jaringan komputer di lingkungan terbatas yang dikenal sebagai Local Area Network
(LAN) di sejumlah lembaga pendidikan dan lembaga pemerintahan di Indonesia. Pada
era 1980 sampai menjelang pertengahan tahun 1990-an, di kalangan pendidikan
tinggi (universitas) dengan para stake holders yang terdiri atas para akademis,
mahasiswa, dan ilmuwan telah timbul inisiatif untuk mengembangkan berbagai
kegiatan seputar teknologi komputer dan radio yang semula hanya merupakan hobi,
kegiatan amatir, maupun bagian dari proses pendidikan mereka di perguruan
tinggi menjadi suatu media telekomunikasi yang akan memudahkan pertukaran data
dan informasi, tidak hanya dalam lingkungan kampus atau lembaganya saja, namun mereka
pun telah memiliki imajinasi bahkan keinginan untuk mengembangkan suatu
jaringan atau network antar kampus dan bahkan antarnegara.
1.2 Pengertian Internet dan Intranet
Istilah internet berasal dari bahasa Latin “inter” yang berarti “antara”.
Secara kata per kata,internet berarti jaringan antara atau penghubung.
Internet sendiri singkatan dari kata “interconnection
networking” yang mempunyai pengertian hubungan komputer dengan berbagai tipe
yang membentuk sistem jaringan yang mencakup seluruh dunia (jaringan komputer
global) melalui jalur telekomunikasi seperti telepon, radio link, satelit, dan
sebagainya. Jadi, internet merupakan sekumpulan komputer yang terhubung menjadi
satu dalam sebuah jaringan komputer yang berada di seluruh dunia tanpa mengenal
batas teritorial, hukum, dan budaya sebagai sarana berkomunikasi dan
menyebarkan informasi. Oleh karena internet merupakan sebuah jaringan, maka
sebuah komputer yang terhubung dengan internet akan terhubung dengan komputer
yang berada di seluruh dunia. Dalam mengatur integrasi dan komunikasi jaringan
komputer ini digunakan protokol yaitu TCP/IP. TCP (Transmission Control Protocol) bertugas
memastikan bahwa semua hubungan bekerja dengan benar. Adapun IP
(Internet Protocol) secara umum berfungsi memilih rute terbaik
transmisi data, memilih rute alternatif jika suatu rute tidak dapat digunakan,
mengatur, dan mengirimkan paket-paket pengiriman data.
Intranet (Intraconnected Network) merupakan perkembangan dari LAN (Local Area Network) dengan mengadopsi
teknologi internet. Intranet merupakan sebuah jaringan khusus dengan sistem dan
prinsip yang sama dengan internet. Intranet dapat dikatakan merupakan internet
yang dibuat dalam lingkup lokal. Intranet biasanya digunakan oleh perusahaan,
lembaga pendidikan, organisasi, dan lain-lain. Misalnya, jaringan komputer PT
Telkom seluruh Indonesia. Intranet berfungsi mengomunikasikan komputer satu
dengan yang lain, persis seperti internet tetapi layanannya terbatas, tidak
seluas dan seberagam di internet. Intranet juga menggunakan protokol TCP/IP.
Protokol ini memungkinkan suatu komputer mengirim dan memberi alamat data ke
komputer lain sekaligus memastikan pengiriman data sampai tujuan tanpa kurang apa
pun. Di Indonesia intranet telah digunakan oleh beberapa perusahaan, walaupun
terbatas pada perusahaan komputer, dan industri besar lainnya.